Belajarlah pada semut

20.00 Made Marianda 0 Comments



Banyak orang yang kesal dengan tingkah laku hewan kecil ini, apalagi ketika segerombolan semut berkumpuldan menyerbu makanan manusia. Rata-rata manusia sering dengan mudah membunuh  dan menyakiti semut, cuman karena oleh hal yang kecil dan sepele saja, yang padahal semut itu bukanlah hewan yang berbahaya dan menakutkan bagi manusia. Ini dia yang kurang menjadi perhatian manusia tentang siapa semut itu, dan tentang cara pandang manusia yang salah kepada sebagian hewan. Seandainya saja manusia bisa betul-betul memperhatikan dengan baik tentang apa dan bagaimana kebiasaan dari kehidupan makhluk kecil ini.



Amsal 6;6
“Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak. Biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya, atau penguasanya, ia menyediakan roti di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.”

Firman Tuhan ini mengajarkan kita agar hidup kita bisa belajar dari semut, tingkah laku dan kebiasaan semut. Tanpa ada suruhan, dipimpin dan diatur semut sangatlah ulet dan rajin dalam mencari makanan dan hal lainnya. Dan apa yang mereka lakukan adalah bukan semata-mata hanya untuk pribadi (satu ekor semut saja), melainkan untuk kepentingan dan keperluan bersama sesamanya. Sifat gotong royong yang dimiliki semut menyadarkan kita sebenarnya untuk tidak menjadi pribadi yang serakah dan egois terhadap hal apapun. Walaupun semut memiliki tubuh dan ukuran yang sangat kecil namun semut mampu mengangkat beban yang besar yang beratnya berkali-kali lipat dari berat tubuhnya. Bahkan saking hidup dalam kebersamaan tidak sedikit semut rela mati dan terluka demi hanya memperdulikan dan menolong sesamanya.

Mari koreksi diri kita..
“Apakah kita melakukan sesuatu hanya karena kita dilihat orang?”
“Apakah kita rajin hanya karena ada orang yang mengatur kita, memimpin kita?”
“Apakah kita akan tetap rajin dan tetap bekerja, ketika tidak ada orang lain yang melihat kita, atau ketika tidak ada orang yang mengatur kita?”



Belajarlah pada semut, dan jadilah bijak!
Semoga bermanfaat.

0 komentar: